LUMAJANG — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Lumajang menggelar Rapat Koordinasi Hasil PIS-PK Terintergrasi di Tingkat Kabupaten Tahap 2 Tahun 2023 bertempat di ruang pertemuan Dinkes P2KB, pada Kamis (22/7/2023).
Dalam kesempatan itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes P2KB, Indah Kusumawati, S.Si., Apt, menceritakan kendala proses entry data PIS-PK yang selama ini telah dilakukan.
“Nilai Indeks Keluarga Sehat (IKS) dari aplikasi Keluarga Sehat masih stagnan karena updating data di aplikasi PIS-PK masih terhambat karena aplikasi yang sering error”, jelasnya saat membuka kegiatan ini.
Namun, Indah menjelaskan meskipun ada kendala, proses entry data tetap harus dilakukan dengan mencari solusi lain mengingat di tahun 2023 ini, data IKS dituntut sebagai dasar perencanaan program.
Untuk mengatasi kendala tersebut, PIS-PK Kabupaten Lumajang memiliki inovasi baru agar proses entry data bisa dilakukan dengan cepat.
“Kita bisa melakukan optimalisasi input manual raw data PIS-PK, termasuk updating data intervensi lanjut lainnya yang sudah diprogramkan oleh tenaga kesehatan di lapangan”, lanjut dia.
Indah menjelaskan, input data ini bisa dilakukan melalui Ms. Excel atau Spreadsheet.
“Karena ini adalah kebutuhan yang mendesak, jadi bisa menggunakan raw data di aplikasi Keluarga Sehat per Maret 2023, yang dianalisa dengan rumus/aplikasi yang dimodifikasi admin PIS-PK Kabupaten Lumajang”, jelas dia lebih lanjut.
Di akhir sambutannya, Indah berharap inovasi baru ini bisa dilaksanakan dengan baik.
“Mudah-mudahan dengan niat baik dan program yang serius ini, semoga IKS Kabupaten Lumajang bisa terus meningkat dan bisa mencapai target yang diharapkan”, tutupnya. Sebagai tambahan informasi, kegiatan ini dihadiri oleh sebanyak 40 orang pemegang program PIS-PK Puskesmas di Kabupaten Lumajang. (Dinkes P2KB)