Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

05 Februari 2026   7 kali  
Akselerasi Transformasi Kesehatan: Pemkab Lumajang Perkuat Strategi Cek Kesehatan Gratis 2026
Akselerasi Transformasi Kesehatan: Pemkab Lumajang Perkuat Strategi Cek Kesehatan Gratis 2026

Kesehatan merupakan investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan produktif. Sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjamin kesejahteraan warganya, upaya preventif melalui deteksi dini risiko penyakit menjadi prioritas utama dalam transformasi layanan kesehatan primer di Indonesia, tidak terkecuali di wilayah Kabupaten Lumajang.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (05/02/2026) ini menghadirkan para Penanggung Jawab Pemeriksaan Kesehatan Gratis dari seluruh UPTD Puskesmas se-Kabupaten Lumajang.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan persepsi, memperkuat perencanaan, serta menyusun strategi kolaboratif antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan lintas sektor terkait. Fokus utama adalah memastikan program CKG yang merupakan inisiasi Kementerian Kesehatan RI sejak tahun 2025 dapat menyentuh seluruh lapisan usia, mulai dari bayi, anak sekolah, remaja, dewasa, hingga lansia.

Ketua Tim Kerja Pelayanan Kesehatan Primer (Katimja Yankesprim) Dinkes P2KB Lumajang, bertindak sebagai narasumber utama, memaparkan pentingnya sinkronisasi data dan pola pelayanan di lapangan agar masyarakat mendapatkan akses pemeriksaan yang bermutu.

Evaluasi dan Capaian Kinerja Dalam forum tersebut, dipaparkan pula capaian kinerja tahun 2025 sebagai bahan evaluasi. Tercatat, Kabupaten Lumajang berhasil melaksanakan program CKG dengan capaian akumulatif sebesar 30,83% dari total sasaran penduduk sebanyak 1.152.264 jiwa.

Apresiasi diberikan kepada UPTD Puskesmas Tunjung yang berhasil meraih capaian tertinggi sebesar 65,84%. Sementara itu, bagi wilayah dengan capaian yang masih perlu ditingkatkan, seperti UPTD Puskesmas Rogotrunan yang mencatatkan angka 14,45%, rakor ini menjadi momentum untuk melakukan pemetaan kendala dan perbaikan manajemen pelayanan.

Menyongsong Lumajang Sehat 2026, Pemerintah Kabupaten Lumajang menaruh harapan besar agar cakupan program CKG dapat meningkat secara signifikan. Dengan sinergi yang lebih solid dan komitmen yang kuat dari seluruh tenaga kesehatan di tingkat dasar, deteksi dini diharapkan tidak lagi menjadi sekadar angka statistik, melainkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Melalui penguatan layanan di setiap puskesmas, Kabupaten Lumajang optimis dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik. Mari kita sukseskan gerakan deteksi dini menuju masyarakat Lumajang yang sehat, tangguh, dan sejahtera.

Banyak Dibaca





PEMERIKSAAN GRATIS
29 Oktober 2019 616 kali Baca...
Sosialisasi Penertiban CFD dan CFN
09 Januari 2019 609 kali Baca...
Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)
10 Februari 2025 513 kali Baca...
PIRT DINKES KAB. LUMAJANG
12 Juni 2024 270 kali Baca...
Campak Mulai Merebak ?
26 Agustus 2025 154 kali Baca...