Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

10 Maret 2026   74 kali  
Peringatan Hari Kusta Sedunia 2026: Mengakhiri Stigma, Menyongsong Eliminasi
Peringatan Hari Kusta Sedunia 2026: Mengakhiri Stigma, Menyongsong Eliminasi

Kesehatan merupakan hak fundamental setiap warga negara yang tidak terpisahkan dari martabat kemanusiaan. Dalam perjalanan pembangunan kesehatan nasional, tantangan terbesar kita tidak hanya terletak pada pengobatan klinis semata, melainkan juga pada upaya memutus rantai stigma sosial yang sering kali menghambat akses layanan kesehatan. Peringatan Hari Kusta Sedunia yang diperingati setiap minggu terakhir Bulan Januari ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali bahwa kusta bukanlah kutukan, melainkan infeksi yang dapat disembuhkan sepenuhnya.

Mengusung tema global "Leprosy is curable, the real challenge is stigma" (Kusta bisa disembuhkan, tantangan sebenarnya adalah stigma), Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap penderita mendapatkan akses pengobatan yang bermutu tanpa diskriminasi.

 

Kusta: Memahami Fakta di Balik Mitos

Kusta, yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae, kerap disalahpahami sebagai penyakit keturunan atau kutukan. Secara medis, penularan kusta hanya terjadi melalui kontak erat dan lama dengan penderita yang belum mendapatkan pengobatan.

Kusta dapat diobati dengan Multi-Drug Therapy (MDT) dan pemerintah menjamin ketersediaan MDT secara gratis di seluruh Puskesmas. Pasien yang menjalani pengobatan secara teratur tidak lagi menularkan penyakit, sehingga masyarakat tidak perlu merasa takut atau mengucilkan penyintas. Deteksi dini adalah kunci; mengenali gejala awal seperti bercak putih atau merah yang mati rasa (anestesi) adalah langkah preventif paling efektif untuk mencegah risiko cacat permanen.

 

Situasi dan Intervensi di Kabupaten Lumajang

Berdasarkan data terkini tahun 2026, prevalensi kusta di Kabupaten Lumajang tercatat pada angka 1.02, yang menempatkan wilayah kita dalam kategori tinggi. Secara terperinci, terdapat 114 kasus yang saat ini dalam pemantauan, dengan rincian Kusta PB Dewasa: 1 orang, Kusta MB Dewasa: 106 orang, Kusta MB Anak: 7 orang

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Lumajang menekankan bahwa angka tersebut menjadi tantangan sekaligus pemicu bagi pemerintah daerah untuk memperkuat layanan skrining dan intervensi.

"Kusta adalah penyakit infeksi, bukan stigma sosial. Data 1,02 ini adalah alarm bagi kita untuk lebih proaktif melakukan deteksi dini. Saya mengimbau masyarakat untuk tidak takut memeriksakan diri ke Puskesmas. Pengobatan kami gratis dan terjamin. Mari kita hilangkan prasangka, karena dukungan keluarga dan lingkungan adalah separuh dari proses kesembuhan penyintas kusta," ujar Kepala Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Lumajang.

 

Langkah Pencegahan Kolektif

Untuk mencapai eliminasi kusta pada tahun 2030, Pemerintah mengajak masyarakat berperan aktif melalui beberapa langkah strategis:

1.    Skrining Mandiri: Segera periksakan diri jika menemukan bercak mati rasa pada kulit.

2.    Kepatuhan Pengobatan: Pastikan penderita tuntas menjalani program MDT.

3.    Kemoprofilaksis: Pemberian obat pencegahan bagi kontak serumah sesuai arahan tenaga medis.

4.    Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS): Meningkatkan higiene diri dan memastikan rumah mendapat sinar matahari yang cukup.

 

Hari Kusta Sedunia 2026 bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan panggilan aksi untuk membangun masyarakat yang lebih inklusif. Dengan empati, ilmu pengetahuan, dan aksi nyata, kita optimis dapat menurunkan angka prevalensi kusta di Kabupaten Lumajang. Mari kita rangkul penyintas, hentikan diskriminasi, dan ciptakan lingkungan yang mendukung kesembuhan mereka. Bersama-sama, kita wujudkan masyarakat Lumajang yang sehat, produktif, dan bebas dari stigma.

Banyak Dibaca

Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)
10 Februari 2025 1657 kali Baca...




PEMERIKSAAN GRATIS
29 Oktober 2019 781 kali Baca...
PIRT DINKES KAB. LUMAJANG
12 Juni 2024 393 kali Baca...
Campak Mulai Merebak ?
26 Agustus 2025 244 kali Baca...
CALL CENTER QLOLA BRI
09 Juni 2026 22 kali Baca...
Aktivasi Token Qlola BRI
02 Juni 2026 14 kali Baca...
cara aktivasi qlola ib token
03 Juni 2026 14 kali Baca...
BAB 2: Cara Reaktivasi QLola
02 Juni 2026 13 kali Baca...
cara aktivasi qlola ib token
03 Juni 2026 13 kali Baca...
cara aktivasi qlola ib token
02 Juni 2026 12 kali Baca...
Call Center PT Syaftraco
15 Juni 2026 3 kali Baca...
CARA AKTIVASI QLOLA BRI
11 Juni 2026 3 kali Baca...
CARA AKTIVASI QLOLA BRI
11 Juni 2026 3 kali Baca...
CARA AKTIVASI QLOLA BRI
11 Juni 2026 3 kali Baca...