Upaya perlindungan kesehatan masyarakat menuntut sistem surveilans yang tangguh, responsif, dan berkelanjutan. Dalam konteks pencegahan penyakit menular, deteksi dini serta pelaporan yang akurat dan tepat waktu menjadi faktor krusial untuk mencegah potensi kejadian luar biasa, khususnya pada kelompok rentan.
Sejalan dengan hal tersebut, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lumajang kembali menyelenggarakan kegiatan Update Review Surveilans Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) bersama petugas surveilans Puskesmas dan Rumah Sakit. Kegiatan ini dilaksanakan pada 11 Februari 2026, bertempat di Cafe Lodji.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, yang memberikan penguatan teknis terkait tata laksana surveilans, validitas data, serta pentingnya ketepatan pelaporan dalam sistem kewaspadaan dini. Dalam paparannya, narasumber menekankan bahwa surveilans epidemiologi merupakan fondasi utama dalam pengendalian penyakit menular.
Melalui kegiatan update review ini, para petugas surveilans memperoleh pembaruan informasi sekaligus ruang diskusi terkait berbagai tantangan teknis di lapangan, termasuk mekanisme pencatatan, pelaporan kasus, dan koordinasi lintas fasilitas pelayanan kesehatan. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu meningkatkan keseragaman pemahaman serta efektivitas pelaksanaan surveilans PD3I.
Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kewaspadaan epidemiologi melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan jejaring surveilans, serta optimalisasi sistem pelaporan. Sinergi antara Puskesmas, Rumah Sakit, dan pemangku kepentingan kesehatan lainnya menjadi elemen kunci dalam menjamin setiap kasus teridentifikasi dan tertangani secara tepat.
Dengan penguatan sistem surveilans yang konsisten dan dukungan kolaborasi lintas sektor, diharapkan upaya pencegahan dan pengendalian PD3I dapat berjalan semakin efektif. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberhasilan program imunisasi serta mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, tangguh, dan terlindungi dari penyakit yang sebenarnya dapat dicegah.