Pemerintah Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai program promotif dan preventif, khususnya bagi pekerja di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebagai bagian dari upaya tersebut, Puskesmas bersama lintas sektor melaksanakan kegiatan Promotif dan Preventif Penyakit Tidak Menular (PTM) yang berfokus pada peningkatan kesadaran dan deteksi dini faktor risiko kesehatan di lingkungan kerja.
Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah dan mengendalikan penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, obesitas, dan gangguan jantung yang kian banyak dialami masyarakat usia produktif. Melalui kegiatan edukatif dan pemeriksaan kesehatan, para pekerja UMKM diajak untuk lebih peduli terhadap kondisi tubuhnya serta menerapkan pola hidup sehat di tengah kesibukan bekerja.
Rangkaian kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan mengenai pentingnya gaya hidup aktif, pola makan bergizi seimbang, pengendalian stres, serta kebiasaan tidur yang cukup. Selain itu, peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, lingkar perut, dan indeks massa tubuh (IMT) sebagai upaya deteksi dini faktor risiko PTM.
Dalam sesi orientasi, hadir narasumber dr. Basyirudin, Sp.PD, spesialis penyakit dalam dari RSUD dr. Haryoto Lumajang, yang menyampaikan pentingnya memulai perubahan gaya hidup sehat dari diri sendiri. Beliau menekankan bahwa kesehatan di masa tua sangat ditentukan oleh kebiasaan hidup pada masa produktif.
“Teruslah bergerak, jangan malas bergerak. Kendalikan pola makan, dan biasakan mengonsumsi makanan yang sehat,” ujarnya mengingatkan para peserta.
Pihak Puskesmas menegaskan bahwa penyakit tidak menular dapat dicegah sejak dini apabila pekerja rutin memeriksakan kesehatan, menjaga pola makan, beraktivitas fisik secara teratur, serta menghindari kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol.
Melalui kegiatan promotif dan preventif yang berkesinambungan ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap para pekerja UMKM dapat meningkatkan kualitas hidup sekaligus produktivitas kerja, sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat secara lebih sehat, tangguh, dan berkelanjutan.