Seiring meningkatnya angka harapan hidup, jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia terus mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun. Kondisi ini menuntut pemerintah untuk memastikan bahwa kelompok lansia memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal agar tetap mandiri, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang baik. Upaya menjaga kesehatan lansia tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada deteksi dini dan pencegahan berbagai penyakit kronis yang sering muncul di usia lanjut.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang bersama fasilitas pelayanan kesehatan melaksanakan Tatalaksana Skrining Kesehatan Lansia berbasis CKG (Cek Kesehatan Gratis) (23/10). Program ini dirancang untuk mendeteksi dini masalah kesehatan pada kelompok lansia serta memberikan intervensi cepat, tepat, dan terarah sesuai kebutuhan.
Kegiatan skrining dilaksanakan di puskesmas, posbindu, dan layanan kesehatan geriatri, dengan melibatkan tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, dan tenaga promosi kesehatan. Pemeriksaan dalam CKG menekankan penilaian yang komprehensif, meliputi aspek fisik, mental, status gizi, hingga fungsi sosial untuk memperoleh gambaran kesehatan lansia secara holistik.
Penanggung jawab program lansia Kabupaten Lumajang, Umi Nadhifah, menyampaikan bahwa pelaksanaan CKG merupakan langkah strategis dalam pemantauan kesehatan lansia secara berkelanjutan. “Melalui skrining ini, kami dapat memetakan faktor risiko, mengenali penyakit kronis yang belum terdiagnosis, serta memberikan edukasi dan tindak lanjut yang diperlukan,” ujarnya.