Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen memberikan perlindungan dan pendampingan bagi jamaah haji, pelayanan kesehatan tak berhenti di Tanah Suci, namun terus dilakukan hingga momen kepulangan ke tanah air.
Tim SILUGAS PSC 119 Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Lumajang melaksanakan pendampingan dan pengawalan kepulangan jamaah haji kloter SUB 083 di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya (7/7). Pendampingan ini merupakan bagian dari tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam memastikan kondisi kesehatan jamaah pasca-ibadah haji, khususnya bagi mereka yang masuk kategori berisiko tinggi.
Kloter SUB 083 awalnya berjumlah 380 jamaah. Namun, dalam proses pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi, tercatat 4 orang jamaah wafat, 6 jamaah melakukan tanazul keluar, dan 5 jamaah tanazul masuk. Dengan demikian, total jamaah dan petugas yang kembali ke tanah air sebanyak 375 orang, terdiri dari:
1. 120 jamaah laki-laki,
2. 175 jamaah perempuan,
3. 8 orang petugas pendamping, yakni:
a. 2 orang Tenaga Kesehatan Haji (TKH),
b. 1 orang Petugas Kesehatan Haji Daerah (PKHD),
c. 2 orang Petugas Kementerian Agama,
d. 2 orang Petugas Haji Daerah (PHD), dan
e. 1 orang Petugas Ibadah Khusus (KBIHU).
Berdasarkan data status kesehatan, dari total jamaah yang kembali:
a. 30 orang tergolong risiko tinggi berat,
b. 93 orang berisiko tinggi sedang,
c. 110 orang berisiko tinggi ringan, dan
d. 141 orang masuk dalam kategori tidak berisiko.
Sementara itu, berdasarkan usia, terdapat 134 orang jamaah berusia di atas 60 tahun, dan 241 orang berusia di bawah 60 tahun.
Kedatangan kloter ini sempat mengalami keterlambatan karena adanya satu jamaah perempuan asal Malang yang wafat di dalam pesawat. Setibanya di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, satu orang jamaah laki-laki asal Kelurahan Citrodiwangsan mengalami kondisi yang memerlukan penanganan medis dan langsung dirujuk ke RSUD dr. Haryoto Lumajang menggunakan ambulans. Sementara itu, seluruh jamaah lainnya dalam keadaan sehat dan telah kembali ke rumah masing-masing.
Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Lumajang menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kerja sama berbagai pihak yang telah memastikan pelayanan kesehatan jamaah haji berjalan dengan baik sejak keberangkatan hingga kepulangan. Pendampingan ini menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam melindungi jamaah, terutama yang tergolong lanjut usia dan berisiko tinggi.
Semoga seluruh rangkaian ibadah haji para jamaah diterima oleh Allah SWT, diberkahi dengan kesehatan, dan membawa kebaikan bagi keluarga serta masyarakat di sekitarnya. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.