Pembangunan kesehatan yang tangguh merupakan hasil dari kesadaran kolektif untuk menempatkan upaya preventif dan promotif sebagai prioritas utama. Di tengah dinamisnya tantangan kesehatan masyarakat, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bukan sekadar program rutin, melainkan sebuah investasi strategis untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup penduduk secara menyeluruh. Keberhasilan gerakan ini menuntut kemandirian masyarakat yang didukung penuh oleh koordinasi lintas sektor yang solid di setiap tingkatan pemerintahan.
Sebagai langkah konkret dalam mengoptimalkan strategi tersebut, Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Lumajang menyelenggarakan Rapat Koordinasi Tim PHBS Tingkat Kabupaten pada Senin (20/04/2026). Kegiatan ini menghadirkan unsur pemerintah kecamatan dari seluruh wilayah Kabupaten Lumajang sebagai perangkat daerah yang memiliki posisi strategis dalam pembinaan dan penggerakan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Rapat koordinasi ini menghadirkan narasumber dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lumajang serta Pengelola Program PHBS Dinkes P2KB. Fokus utama pembahasan mencakup integrasi indikator PHBS ke dalam dokumen perencanaan daerah, hingga evaluasi capaian PHBS di masing-masing wilayah.
Pemerintah kecamatan didorong untuk menjadi motor penggerak dalam memfasilitasi forum-forum kesehatan desa, memastikan pembinaan kader berjalan berkesinambungan, serta mengawal implementasi kebijakan berwawasan kesehatan di tingkat tapak. Melalui metode diskusi interaktif, forum ini berhasil memetakan kendala lapangan sekaligus merumuskan solusi praktis dalam peningkatan partisipasi masyarakat.
Melalui penguatan koordinasi yang dilakukan secara sistematis, Pemerintah Kabupaten Lumajang optimis bahwa budaya hidup bersih dan sehat akan semakin mengakar di tengah masyarakat.