Upaya memperkuat peran Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan berbasis masyarakat terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Lumajang. Hal ini diwujudkan dalam kegiatan Gerakan Posyandu Aktif yang berlangsung di Balai Desa Sememu, Kecamatan Pasirian (11/9). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Lumajang, Kepala Dinas Kesehatan P2KB atau yang mewakili, Camat Pasirian, Kepala Puskesmas Pasirian, jajaran TP-PKK, para kader, serta tokoh masyarakat.
Ketua TP-PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, S.Ked., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Posyandu merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial masyarakat, bukan hanya wadah layanan kesehatan semata. “Posyandu memiliki peran penting untuk mendekatkan pelayanan promotif dan preventif. Karena itu, pemerintah wajib mendukung agar keberadaannya semakin kuat dan berdaya,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa arah penguatan Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) sudah diatur melalui Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. Regulasi tersebut menegaskan bahwa Posyandu harus mampu menyelenggarakan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban, serta sosial.
Lebih jauh, Dewi Adji Kusuma menyoroti implementasi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) sebagaimana tertuang dalam Permenkes Nomor 19 Tahun 2024. Dengan konsep ILP, Posyandu tidak hanya fokus pada ibu dan anak, tetapi juga memberikan layanan menyeluruh sepanjang siklus hidup masyarakat. “Mulai dari bayi, balita, remaja, dewasa hingga lansia, semuanya mendapat pelayanan di Posyandu. Kehadiran Posyandu ILP diharapkan mampu menekan angka kematian ibu dan bayi, menurunkan prevalensi stunting, serta mengurangi angka kesakitan akibat penyakit menular maupun tidak menular,” jelasnya.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya dukungan lintas sektor agar Posyandu dapat menjalankan fungsinya dengan maksimal. Menurutnya, perhatian pada sarana fisik, dukungan operasional, dan kesejahteraan kader tidak bisa diabaikan. “Kesehatan keluarga adalah fondasi kebahagiaan masyarakat. Karena itu, mari bersama-sama hadir di Posyandu, mengajak seluruh keluarga agar kesehatan tetap terpantau,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Ketua TP-PKK juga memberikan apresiasi kepada para kader Posyandu yang selama ini telah berjuang dengan penuh dedikasi. “Kader adalah garda terdepan kesehatan masyarakat. Semoga semangat dan inovasi yang terus kalian lakukan dapat menghadirkan Lumajang yang berdaya saing, sejahtera, dan makmur,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh komitmen bersama dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui Posyandu, sehingga cita-cita menghadirkan keluarga sehat sekaligus mencetak generasi emas di Kabupaten Lumajang dapat terwujud.