Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

19 Februari 2026   12 kali  
Bangun Etos Kerja dan Kepedulian, Sedekah Jadi Tema TKP Dinkes P2KB Lumajang
Bangun Etos Kerja dan Kepedulian, Sedekah Jadi Tema TKP Dinkes P2KB Lumajang

Penguatan nilai spiritual dan moral aparatur sipil negara merupakan bagian penting dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, humanis, dan berorientasi pada pelayanan publik. Keseimbangan antara profesionalitas dan keteguhan nilai-nilai keagamaan diyakini mampu mendorong kinerja yang lebih optimal sekaligus memperkuat karakter individu dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Dalam semangat tersebut, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lumajang kembali menyelenggarakan kegiatan Tausiah Kamis Pagi (TKP) pada Kamis, 19 Februari 2026. Kegiatan rutin yang diikuti oleh jajaran pegawai ini menjadi sarana refleksi spiritual sekaligus penguatan nilai-nilai etika dalam kehidupan sehari-hari.

Tausiah kali ini mengangkat tema Benarkah Sedekah Harus Menunggu Ikhlas? Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera yang pada kesempatan ini berperan sebagai narasumber menyampaikan bahwa sedekah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim, tanpa memandang kondisi sosial maupun tingkat kesejahteraan.

Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa setiap Muslim pada dasarnya diwajibkan untuk bersedekah, termasuk mereka yang berada dalam keterbatasan ekonomi. Adapun besaran sedekah tidak ditentukan secara nominal, melainkan disesuaikan dengan kadar rezeki yang diterima dari Allah SWT. Satu-satunya golongan yang tidak dibebani kewajiban sedekah adalah mereka yang tergolong fakir.

Narasumber juga menekankan bahwa sedekah tidak semata-mata dinilai dari ukuran materi, tetapi dari kesungguhan dan usaha yang menyertainya.

“Allah SWT tidak melihat seberapa besar nilai yang disedekahkan, melainkan seberapa besar upaya dan ketulusan seseorang dalam bersedekah. Seseorang yang menyedekahkan seluruh hartanya yang terbatas dapat memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan mereka yang bersedekah dalam jumlah besar namun tanpa pengorbanan berarti,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa sedekah tidak harus selalu dimaknai sebagai pemberian uang atau materi. Berbagai bentuk kebaikan, bantuan, maupun kontribusi sosial lainnya juga termasuk dalam kategori sedekah. Dalam konteks ini, keikhlasan memang menjadi nilai yang sangat dianjurkan, namun sedekah tetap memiliki nilai kebaikan meskipun proses menuju keikhlasan dilakukan secara bertahap.

Tausiah tersebut juga memberikan pemahaman bahwa balasan sedekah tidak terbatas pada aspek materi, tetapi dapat berupa kesehatan, keselamatan, ketenangan hidup, maupun kemudahan dalam berbagai urusan dunia. Balasan tersebut diyakini hadir baik di dunia maupun di akhirat, sesuai dengan ketentuan dan kebijaksanaan Allah SWT.

Selain itu, pnarasumber juga menyampaikan untuk tidak perlu ragu atau khawatir apabila sedekah yang diberikan ternyata tidak tepat sasaran. Dalam ajaran Islam, niat baik dan perbuatan kebaikan tetap memperoleh ganjaran, sementara keadilan dan balasan sepenuhnya berada dalam kuasa Allah SWT.

Melalui kegiatan Tausiah Kamis Pagi ini, Dinkes P2KB Kabupaten Lumajang berharap nilai-nilai spiritual, kepedulian sosial, dan kepekaan moral dapat terus tumbuh di lingkungan kerja. Dengan penguatan karakter dan integritas individu, diharapkan seluruh aparatur semakin termotivasi untuk memberikan kinerja terbaik, membangun budaya kerja yang positif, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih berkualitas dan berkeadilan.

Banyak Dibaca





PEMERIKSAAN GRATIS
29 Oktober 2019 616 kali Baca...
Sosialisasi Penertiban CFD dan CFN
09 Januari 2019 609 kali Baca...
Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)
10 Februari 2025 513 kali Baca...
PIRT DINKES KAB. LUMAJANG
12 Juni 2024 270 kali Baca...
Campak Mulai Merebak ?
26 Agustus 2025 154 kali Baca...