Dalam upaya memastikan efektivitas pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Lumajang melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) ke seluruh 25 Puskesmas di wilayah kerjanya. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan, pendampingan, serta komitmen dalam meningkatkan transparansi pengelolaan dana dan mutu pelayanan kesehatan dasar di tingkat fasilitas layanan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang, dr. Rosyidah, menyampaikan bahwa monev ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan dasar. “Melalui monev ini, kami ingin memastikan bahwa setiap Puskesmas mampu mengelola dana BOK secara transparan, tepat sasaran, dan mendukung program prioritas nasional, terutama dalam pelayanan promotif dan preventif,” ujarnya.
Selama kegiatan monev, tim dari Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Lumajang melakukan peninjauan terhadap dokumen pelaksanaan kegiatan, pelaporan, serta realisasi anggaran. Selain itu, dilakukan juga diskusi dan pendampingan teknis untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi oleh masing-masing Puskesmas.
Dinas Kesehatan P2KB berharap, dengan adanya monev rutin ini, kualitas layanan kesehatan di seluruh Puskesmas dapat terus ditingkatkan, serta serapan dana BOK dapat berjalan optimal sesuai dengan target yang ditetapkan. “Kami juga memberikan rekomendasi perbaikan kepada Puskesmas yang masih mengalami hambatan, baik dalam hal administrasi maupun pelaksanaan kegiatan,” tambah dr. Rosyidah.
Kegiatan monev ini dijadwalkan berlangsung hingga akhir Juli 2025, dan diharapkan menjadi dasar untuk perbaikan perencanaan dan penganggaran di tahun-tahun mendatang.