Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

21 Mei 2025   448 kali  
Lumajang Genjot Poskestren, Garda Depan Pesantren Sehat
Lumajang Genjot Poskestren, Garda Depan Pesantren Sehat

Sebagai bagian dari upaya pemerataan layanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Lumajang terus berkomitmen menghadirkan program kesehatan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya melalui pengembangan Poskestren (Pos Kesehatan Pesantren) yang menjadi ujung tombak kesehatan di lingkungan pesantren.

Langkah ini sejalan dengan program Gubernur Provinsi Jawa Timur, yaitu SAJADAH (Santri Jatim Sehat dan Berkah). Program ini bertujuan membentuk pesantren yang sehat melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan sasaran mencakup santri, pengasuh, pimpinan pesantren, pengunjung, serta masyarakat sekitar.

Saat ini, Kabupaten Lumajang tercatat memiliki 151 pondok pesantren dengan jumlah santri mencapai 24.435 orang. Dari jumlah tersebut, hingga tahun 2024 telah terbentuk 61 Poskestren dengan total 1.700 Santri Husada, yaitu santri yang berperan aktif dalam promosi kesehatan di lingkungan pesantren. Dari 61 poskestren tersebut, 10 telah mencapai strata mandiri, 26 purnama, dan 25 strata madya.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Lumajang, Indah Kusumawati, S.Si., Apt., menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan penambahan minimal lima pesantren baru dengan strata PURI (gabungan strata Purnama dan Mandiri) pada tahun 2025.

Adapun lima pesantren yang menjadi target peningkatan strata tersebut adalah:

1. Pondok Pesantren Mamba’ul Hikam 01

2. Pondok Pesantren Khomsani Nur

3. Pondok Pesantren Miftahul Ulum Sukorejo

4. Pondok Pesantren Miftahul Ulum Salak

5. Pondok Pesantren Nurul Ikhsan

Diharapkan, melalui peran Santri Husada sebagai agen perubahan dari kalangan sebaya, pesantren dapat menjadi lingkungan yang lebih sehat. Berbagai kegiatan akan digalakkan seperti konsumsi rutin tablet tambah darah bagi santri putri, skrining TBC, inspeksi kesehatan lingkungan, pemeriksaan kesehatan jiwa, hingga pembentukan pesantren berwawasan kesehatan.

 

Untuk mendukung hal tersebut, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Lumajang, menggelar kegiatan Orientasi Pendampingan Poskestren Sehat (21-22/5). Kegiatan ini melibatkan pengurus pondok pesantren, Santri Husada, pendamping unsur PPD, serta petugas promosi kesehatan dari puskesmas.

Selama dua hari, para peserta akan dibekali berbagai materi seputar PHBS, gizi, kesehatan lingkungan, kesehatan jiwa, penyakit tuberkulosis, serta tata kelola Poskestren. Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman semua pihak, guna mendorong kemandirian pesantren dalam pengelolaan kesehatan.

Dengan dukungan berbagai pihak, Kabupaten Lumajang berharap mampu mencetak generasi santri yang tidak hanya unggul secara spiritual, tapi juga sehat jasmani dan mental. Karena dari pesantren yang sehat, lahir masyarakat yang kuat.

Banyak Dibaca





PEMERIKSAAN GRATIS
29 Oktober 2019 748 kali Baca...
Sosialisasi Penertiban CFD dan CFN
09 Januari 2019 745 kali Baca...
Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)
10 Februari 2025 679 kali Baca...
PIRT DINKES KAB. LUMAJANG
12 Juni 2024 351 kali Baca...
Campak Mulai Merebak ?
26 Agustus 2025 202 kali Baca...