Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

29 April 2026   7 kali  
Wujudkan Pesantren Sehat dan Berkah: Pemkab Lumajang Mantapkan Implementasi Program SAJADAH
Wujudkan Pesantren Sehat dan Berkah: Pemkab Lumajang Mantapkan Implementasi Program SAJADAH

Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan berbasis asrama yang berperan dalam mencetak generasi religius sekaligus menjadi entitas sosial dengan intensitas interaksi yang tinggi. Dalam lingkungan yang komunal, kualitas kesehatan santri, pengasuh, dan pengurus menjadi fondasi utama bagi kelancaran proses pembelajaran dan dakwah. Menjaga pesantren agar tetap bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan bukan sekadar tanggung jawab pengelola semata, melainkan buah dari sinergi berkelanjutan antara pemerintah, tenaga medis, dan seluruh elemen warga pesantren.

Sebagai langkah nyata dalam mengakselerasi lingkungan pesantren yang sehat, Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Tim Pembina Pesantren Sehat pada Rabu (29/04/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan persepsi lintas program dan lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program SAJADAH (Santri Jatim Sehat dan Berkah).

Fokus utama rapat koordinasi ini adalah penguatan indikator IKI PESAT (Indikator Kinerja Implementasi Pesantren Sehat) melalui optimalisasi peran Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren). Strategi yang diusung meliputi penguatan upaya promotif dan preventif, seperti inspeksi kesehatan lingkungan secara mandiri, skrining TBC, skrining kesehatan jiwa, hingga peningkatan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (TTD) bagi santriwati.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes P2KB Kabupaten Lumajang menekankan pentingnya pendampingan yang intensif dari tim pembina guna memastikan program berjalan berkelanjutan.

"Program SAJADAH adalah manifestasi dari komitmen kita bersama untuk memberikan perlindungan kesehatan terbaik bagi para santri di Kabupaten Lumajang. Melalui rakor ini, kita ingin memastikan bahwa Poskestren tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi berfungsi secara optimal sebagai wadah pemberdayaan kesehatan masyarakat pesantren. Sinergi lintas sektor adalah kunci agar keberkahan ilmu di pesantren beriringan dengan raga yang sehat dan jiwa yang kuat," ungkap Kabid Kesmas Dinkes P2KB Kabupaten Lumajang.

Pemerintah Kabupaten Lumajang optimis bahwa pondok pesantren akan bertransformasi menjadi lingkungan pendidikan yang semakin bersih, nyaman, dan sehat. Keterlibatan aktif para pengasuh dan pembina pesantren menjadi jaminan kuat bagi lahirnya generasi santri yang tidak hanya unggul dalam akhlak, tetapi juga prima secara fisik.

Banyak Dibaca





PEMERIKSAAN GRATIS
29 Oktober 2019 752 kali Baca...
Sosialisasi Penertiban CFD dan CFN
09 Januari 2019 749 kali Baca...
Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)
10 Februari 2025 705 kali Baca...
PIRT DINKES KAB. LUMAJANG
12 Juni 2024 355 kali Baca...
Campak Mulai Merebak ?
26 Agustus 2025 203 kali Baca...