Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

07 September 2022   40 kali  
Evaluasi Program IVA, Bahas Terkait Deteksi Dini Kanker Rahim
Evaluasi Program IVA, Bahas Terkait Deteksi Dini Kanker Rahim

LUMAJANG – Evaluasi Program Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) perlu dilaksanakan secara maksimal, seiring semakin meningkatnya kasus PTM yang hampir merata di seluruh daerah, salah satunya kasus kanker leher rahim.

 “Deteksi dini kanker rahim dilakukan menggunakan metode IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) dan tindakan krioterapi untuk IVA positif”, ucap Askap Hariyanto, A.Md. Kep, Sub Koordinator Sub Substansi Penyakit Menular dan Tidak Menular Dinas Kesehatan Pengendalian penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Lumajang saat membuka kegiatan Evaluasi Program PTM bertempat di Ruang Pertemuan Pisang Raja Dinkes P2KB.

Dia melanjutkan bahwa deteksi dini payudara menggunakan metode Pemeriksaan Payudara Klinis (Sadanis) atau Clinical Breast Examination (CBE).

Tercatat pada tahun 2020, dari 1.522 perempuan di Kabupaten Lumajang yang diperiksa  IVA dan Sadanis, terdapat 4 orang yang memiliki kelainan payudara dan 2 orang yang mendapatkan hasil IVA positif saat diperiksa leher rahim. Sementara itu pada tahun 2021, dari 2.624 orang yang diperiksa, terdapat 4 orang yang memiliki benjolan payudara 12 orang IVA positif, dan 2 orang yang dicurigai memiliki kanker.

Dalam kesempatan itu, dia juga menjelaskan bahwa kelompok usia sasaran skrining  tes IVA adalah kelompok Wanita Usia Subut (WUS) usia 30-50 tahun.

“Targetnya (skrining) adalah sebesar 40% WUS sampai tahun 2022”, lanjut dia.

Baru-baru ini, telah dilakukan deteksi dini kanker leher rahim (IVA) dan Sadanis bersama Kementerian Agama Kabupaten Lumajang pada 10-16 Agustus 2022 yang lalu didapatkan sebanyak 4 orang dari Puskesmas Klakah, 52 orang dari Puskesmas Rogotrunan, 3 orang dari Puskesmas Yosowilangun, dan 2 orang dari Puskesmas Senduro. (Dinkes P2KB)

Banyak Dibaca





PEMERIKSAAN GRATIS
29 Oktober 2019 390 kali Baca...
Sosialisasi Penertiban CFD dan CFN
09 Januari 2019 367 kali Baca...