Kamis 12 Februari 2026 - Suasana haru dan penuh kebahagiaan mewarnai pelaksanaan wisuda Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) di Vihara Sari Putra Maitreya Lumajang. Kelas SELANTANG ini diinisiasi oleh Persatuan DW Budha Maitrea Indonesia, Persatuan Wanita Gereja dan Fatayat NU Kabupaten Lumajang. Sebanyak 65 orang lansia dari berbagai rentang usia resmi diwisuda dalam sebuah seremoni yang berlangsung meriah.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas agama dalam mendukung peningkatan kualitas hidup lanjut usia. Program SELANTANG dirancang untuk mewujudkan Lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat) melalui 7 dimensi lansia tangguh yakni dimensi spiritual, dimensi fisik, dimensi emosional, dimensi intelektual, dimensi sosial kemasyarakatan, dimensi profesional vokasional dan dimensi lingkungan.
Acara wisuda turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB), serta unsur lintas sektor terkait di tingkat kecamatan. Dalam sambutannya, Sekretaris Dinkes P2KB menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, dan bermartabat.
“Sekolah Lansia Tangguh ini bukan hanya tempat belajar, tetapi juga wadah silaturahmi dan pemberdayaan bagi para lansia. Kami berharap kegiatan dapat terus berlanjut di kelas-kelas SELANTANG tahap berikutnya yaitu standar 2 (S2) bahkan standar 3 (S3) dan menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya,” ujarnya.
Para wisudawan mengenakan Toga dan atribut kelulusan dengan penuh kebanggaan. Kemeriahan acara semakin terasa dengan berbagai penampilan seni dari para lansia, mulai dari lagu-lagu penuh semangat hingga tarian yang memukau para tamu undangan. Momentum ini tidak hanya menjadi simbol kelulusan bagi para lansia tangguh, tetapi juga bukti bahwa semangat belajar tidak mengenal batas usia.
Melalui kegiatan ini, forum lintas agama berharap semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lansia dapat terus tumbuh, sekaligus memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat.