Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

14 Juli 2025   126 kali  
Tingkatkan Indeks Keluarga Sehat, Dinas Kesehatan P2KB Lumajang Dorong Sinergi Pengelola PIS-PK
Tingkatkan Indeks Keluarga Sehat, Dinas Kesehatan P2KB Lumajang Dorong Sinergi Pengelola PIS-PK

Upaya mewujudkan masyarakat yang sehat, tangguh, dan berdaya terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK). Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala, salah satunya adalah beberapa perangkat di puskesmas belum memenuhi syarat dalam proses perhitungan capaian keluarga sehat menggunakan upgrading aplikasi yang baru. Selain itu beberapa pengelola juga belum mengumpulkan raw data sehingga menghambat proses analisa di tingkat kabupaten maupun puskesmas. Oleh karena itu, untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antar pengelola program di Puskesmas juga mempercepat capaian Indeks Keluarga Sehat (IKS), Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Lumajang menggelar Rapat Koordinasi Terintegrasi Penguatan Lintas Program PIS-PK (14/7).

Berdasarkan evaluasi triwulan pertama tahun 2025, IKS Kabupaten Lumajang baru mencapai 23,2%, masih di bawah target 24%. Sementara itu, 58,7% keluarga tercatat sebagai pra sehat dan 18,1% masih masuk kategori tidak sehat.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Indah Kusumawati, S.Si., Apt., dalam pengarahannya menyampaikan bahwa kolaborasi lintas program sangat penting untuk mempercepat capaian keluarga sehat. “Kunci keberhasilan Program Indonesia Sehat bukan hanya pada intervensi teknis, tetapi juga pada pengelolaan data yang akurat, tepat waktu, dan terpadu. Kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri,” tegasnya.

Salah satu tantangan yang diangkat dalam rakor ini adalah kendala teknis seperti keterbatasan perangkat dan belum optimalnya pengumpulan data mentah (raw data) dari Puskesmas yang berdampak pada keakuratan perhitungan IKS. Untuk itu, pembahasan juga difokuskan pada kelanjutan penggunaan aplikasi manual, revisi SK tim KOPIPU (Konseling dari Pintu ke Pintu), serta pelaporan rutin dan skrining.

Dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri dari pengelola PIS-PK Puskesmas dan tim kerja Dinkes P2KB, kegiatan ini dirancang dengan metode partisipatif, diskusi terbuka, serta rencana tindak lanjut yang konkret. Harapannya, semua Puskesmas mampu memperkuat manajemen data dan sinergi program untuk mendukung peningkatan status kesehatan keluarga di seluruh wilayah Kabupaten Lumajang.

 

 

Banyak Dibaca





PEMERIKSAAN GRATIS
29 Oktober 2019 611 kali Baca...
Sosialisasi Penertiban CFD dan CFN
09 Januari 2019 604 kali Baca...
Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)
10 Februari 2025 460 kali Baca...
PIRT DINKES KAB. LUMAJANG
12 Juni 2024 259 kali Baca...
Campak Mulai Merebak ?
26 Agustus 2025 133 kali Baca...