Penyakit Tidak Menular (PTM) masih menjadi salah satu tantangan utama dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Upaya pencegahan dan pengendalian terus dilakukan melalui pendekatan promotif dan preventif, salah satunya melalui kegiatan deteksi dini faktor risiko di tingkat masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, kegiatan deteksi dini faktor risiko PTM dilaksanakan di Desa Taman Ayu, Kecamatan Pronojiwo pada tanggal 26 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk menekan angka kejadian PTM seperti hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit jantung melalui penemuan kasus secara lebih awal.
Kegiatan ini melibatkan tenaga kesehatan dari puskesmas setempat, kader kesehatan, serta mendapat dukungan dari pemerintah desa. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi dalam mengikuti rangkaian pemeriksaan yang meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), serta wawancara terkait perilaku berisiko seperti kebiasaan merokok, pola makan, dan aktivitas fisik.
Selain pemeriksaan, petugas kesehatan juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penerapan gaya hidup sehat sebagai langkah utama pencegahan PTM. Edukasi yang diberikan mencakup anjuran untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin melakukan aktivitas fisik, menghindari kebiasaan merokok, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Kepala Desa Taman Ayu dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap masyarakat dapat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Harapannya, masyarakat Desa Taman Ayu semakin peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga, sehingga dapat mencegah terjadinya komplikasi akibat penyakit tidak menular,” ungkapnya.
Melalui kegiatan deteksi dini ini, diharapkan masyarakat mampu mengenali faktor risiko sejak awal dan berperan aktif dalam menjaga kesehatannya. Dengan kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat, upaya pencegahan PTM dapat berjalan lebih optimal.
Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Kesehatan P2KB terus mendorong pelaksanaan kegiatan serupa secara berkelanjutan, sebagai langkah strategis dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan produktif.