Penyakit jantung dan pembuluh darah masih menjadi salah satu penyebab utama kematian di Indonesia, sehingga upaya pencegahan melalui deteksi dini faktor risiko menjadi langkah strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pendekatan promotif dan preventif terus diperkuat untuk mengidentifikasi risiko sejak awal dan mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius.
Dalam rangka mendukung upaya tersebut, telah dilaksanakan kegiatan Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) khususnya kesehatan jantung pada Sabtu, 29 Maret 2026 di wilayah Kecamatan Pronojiwo yang dipusatkan di Puskesmas Pronojiwo.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara dini berbagai faktor risiko yang dapat memicu penyakit jantung, seperti hipertensi, kadar gula darah tinggi, kolesterol tinggi, obesitas, serta perilaku hidup tidak sehat, termasuk merokok dan kurangnya aktivitas fisik.
Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat usia produktif yang memiliki riwayat hipertensi, diabetes melitus, maupun obesitas di wilayah kerja Puskesmas Pronojiwo. Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan, antara lain pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, pemeriksaan profil lipid, pemeriksaan fungsi ginjal (BUN dan kreatinin), serta pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) untuk mendeteksi kondisi jantung secara lebih komprehensif.
Selain pemeriksaan, peserta juga mendapatkan edukasi kesehatan mengenai pentingnya penerapan perilaku hidup sehat sebagai upaya pencegahan penyakit jantung.
“Deteksi dini merupakan langkah penting dalam mencegah penyakit jantung. Dengan mengetahui faktor risiko sejak awal, masyarakat dapat segera melakukan perubahan perilaku dan mendapatkan penanganan yang tepat,” ujar salah satu tenaga kesehatan Puskesmas Pronojiwo.
Edukasi yang diberikan meliputi penerapan pola makan bergizi seimbang, peningkatan aktivitas fisik secara rutin, penghentian kebiasaan merokok, serta pengelolaan stres sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan jantung.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami kondisi kesehatannya serta memiliki kesadaran untuk melakukan pencegahan dan pengendalian faktor risiko secara mandiri. Peran aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan jantung guna mendukung produktivitas dan kualitas hidup yang lebih baik.
Puskesmas Pronojiwo bersama lintas sektor di Kecamatan Pronojiwo berkomitmen untuk terus memperkuat upaya promotif dan preventif dalam menekan angka kejadian penyakit tidak menular, khususnya penyakit jantung. Dengan sinergi yang berkelanjutan, diharapkan terwujud masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan produktif di Kabupaten Lumajang.