Kesadaran akan pentingnya literasi kependudukan menjadi bagian fundamental dalam membentuk generasi muda yang berperilaku sehat, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan pembangunan di masa depan. Pendidikan kependudukan yang terstruktur dinilai mampu memperkuat karakter remaja serta mencegah berbagai risiko sosial yang dapat menghambat tumbuh kembang mereka. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat strategi edukasi kependudukan berbasis sekolah sebagai upaya membangun generasi emas yang berwawasan dan berkarakter.
Sebagai wujud komitmen tersebut, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Lumajang melaksanakan Pertemuan Pembentukan Pojok Kependudukan (24/11). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelaksanaan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yang hingga tahun 2025 telah terbentuk di 42 sekolah pada 21 kecamatan di Kabupaten Lumajang.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang P2KBKS, drg. Rina Dwi Astuti, M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa keberadaan SSK harus diimplementasikan secara optimal untuk mencegah kenakalan remaja dan memperkuat pembinaan karakter. “Salah satunya melalui pembentukan Pojok Kependudukan di sekolah. Akan lebih baik apabila Pojok Kependudukan mengikuti perkembangan zaman, memanfaatkan teknologi, dan mampu menarik minat siswa,” ujarnya.
Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Timur, yaitu Bapak Rif’an Agus, SE, yang memberikan pemaparan mengenai strategi penguatan Pojok Kependudukan sebagai ruang edukasi inklusif bagi peserta didik. Beliau menekankan pentingnya Pojok Kependudukan dalam menyediakan informasi yang relevan, mudah dipahami, dan mendukung pembentukan perilaku remaja yang bertanggung jawab.
Pertemuan diikuti oleh seluruh Penyuluh KB serta guru penanggung jawab SSK dari masing-masing sekolah. Keikutsertaan para pendidik dan penyuluh KB menjadi kunci untuk memastikan Pojok Kependudukan dapat dikelola secara berkelanjutan dan berdaya guna dalam proses pembelajaran.
Dengan terbentuknya Pojok Kependudukan di sekolah, Pemerintah Kabupaten Lumajang optimistis bahwa literasi kependudukan di kalangan pelajar akan semakin meningkat. Inisiatif ini diharapkan mampu memperkuat karakter remaja, mendukung pencapaian Program Bangga Kencana, serta membawa Kabupaten Lumajang menuju pembangunan kependudukan yang berkualitas dan berkelanjutan. Melalui kolaborasi lintas sektor dan semangat bersama, Lumajang siap mewujudkan generasi muda yang cerdas, berdaya saing, dan siap menyongsong masa depan.