Dalam upaya memperkuat mutu pelayanan kesehatan di tingkat primer, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Kabupaten Lumajang menggelar Sosialisasi Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) Berbasis Klaster/Integrasi Layanan Primer (ILP) Tahun 2025 pada Kamis (31/7). Kegiatan yang rutin dilaksanakan tiap tahun ini menjadi momentum strategis bagi seluruh Puskesmas di Kabupaten Lumajang untuk menyamakan visi, memahami indikator baru, serta memperkuat komitmen dalam memberikan layanan kesehatan yang lebih terukur, efektif, dan merata bagi masyarakat. Perwakilan Tim dari 25 Puskesmas yang hadir dalam sosialisasi ini menyiratkan komitmennya dalam upaya meningkatan mutu pelayanan kesehatan.
PKP berbasis klaster merupakan sistem yang komprehensif dan terstruktur untuk meningkatkan kinerja Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan juga proses evaluasi yang dilakukan untuk mengukur efektivitas dan efisiensi pelayanan kesehatan yang diberikan oleh Puskesmas. Tata kelola Pelayanan Kesehatan Primer di Puskesmas diselenggarakan secara terintegrasi melalui sistem klaster, Puskesmas berwenang untuk melaksanakan perencanaan; advokasi dan sosialisasi kebijakan kesehatan; komunikasi, informasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat; menggerakkan masyarakat; pembinaan teknis; peningkatan kompetensi SDM puskesmas, memantau pelaksanaan pembangunan; pencatatan, pelaporan dan evaluasi; memberikan rekomendasi terkait masalah kesehatan ,memperbaiki strategi pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan di Kabupaten Lumajang.
dr. Any Juliarti, M.Kes dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur selaku narasumber pada sosialisasi ini menyebut Dinas Kesehatan P2KB Lumajang wajib berperan serta dalam menganalisis dan mengevaluasi secara mendalam bagaimana kinerja Puskesmas dalam pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat, bukan hanya dalam pemantauan capaian target, pemenuhan indikator dan kualitas pelayanan saja tetapi juga harus dapat mengidentifikasi area perbaikan dan merumuskan intervensi yang tepat.sehingga layanan kesehatan dapat optimal dan merata bagi seluruh masyarakat Lumajang.