Pemerintah Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga kesehatan jiwa. Sebagai bagian dari langkah strategis tersebut, Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Lumajang menyelenggarakan Orientasi Penanganan Kesehatan Jiwa pada Anak dan Remaja (18/09) bertempat di Ruang Pertemuan Pisang Raja.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan tenaga kesehatan serta pendidik dari pondok pesantren dalam memberikan pelayanan kesehatan jiwa yang komprehensif, khususnya bagi kelompok anak dan remaja. Upaya ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat layanan promotif dan preventif di bidang kesehatan jiwa.
Peserta kegiatan terdiri dari tenaga kesehatan puskesmas serta ustadz dan ustadzah dari 25 pondok pesantren di Kabupaten Lumajang. Mereka berperan penting dalam mendeteksi dini, memberikan intervensi awal, serta dukungan psikososial bagi anak dan remaja yang mengalami gangguan kesehatan jiwa.
Materi orientasi mencakup pengenalan berbagai masalah kesehatan jiwa pada anak dan remaja, keterampilan komunikasi efektif, strategi pencegahan, penanganan awal kasus, hingga mekanisme rujukan ke fasilitas kesehatan yang lebih tinggi. Dengan bekal ini, para peserta diharapkan mampu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental generasi muda.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan P2KB berharap kolaborasi lintas sektor antara tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat semakin kuat. Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, kasus gangguan kesehatan jiwa pada anak dan remaja dapat diminimalkan, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, sehat, tangguh, dan bahagia.