Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

20 Mei 2026   6 kali  
Jamin Keamanan Lingkungan Masyarakat: Dinkes P2KB Lumajang Perkuat Kompetensi Tenaga Sanitasi Lingkungan Puskesmas
Jamin Keamanan Lingkungan Masyarakat: Dinkes P2KB Lumajang Perkuat Kompetensi Tenaga Sanitasi Lingkungan Puskesmas

Ketersediaan akses terhadap air minum yang aman, pangan yang sehat, serta kualitas udara ruang yang bersih merupakan pilar fundamental dalam menjaga derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Di tengah dinamika perubahan lingkungan dan pertumbuhan wilayah, pengawasan terhadap faktor risiko lingkungan menjadi langkah preventif yang sangat krusial untuk mencegah timbulnya berbagai ancaman penyakit. Guna memastikan akurasi dan validitas hasil pengujian di lapangan, diperlukan kesiapan instrumen teknologi yang memadai serta dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan yang terampil, kompeten, dan taat terhadap prosedur operasional standar yang berlaku.

Sebagai wujud komitmen nyata dalam memperkuat fungsi pengawasan kesehatan lingkungan tersebut, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Lumajang, melalui Tim Kerja Penyehatan Lingkungan, menyelenggarakan kegiatan Capacity Building Operasional dan Pemeliharaan Sanitarian Kit. Agenda strategis ini dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026, bertempat di Aston Inn Lumajang, dengan menghadirkan para Tenaga Sanitasi Lingkungan (TSL) selaku pengelola program Kesehatan Lingkungan dari seluruh Puskesmas se-Kabupaten Lumajang.

Pertemuan ini dirancang sebagai upaya penyegaran sekaligus peningkatan kapasitas kompetensi teknis para petugas sanitarian di lini lapangan. Fokus utama kegiatan adalah mengulas kembali (review) seluruh tahapan dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan perangkat Sanitarian Kit. Alat uji portabel ini memegang peran sangat penting untuk mendeteksi secara cepat dan akurat parameter fisik, kimia, maupun mikrobiologi pada lingkungan sekitar.

Selain itu, pembekalan ini menjadi bagian dari persiapan taktis daerah dalam menyukseskan agenda nasional, yakni pelaksanaan Surveilans Kualitas Air Minum serta Surveilans Kualitas Udara Ruang Tahun 2026. Dengan pemahaman prosedur yang matang, para petugas diharapkan mampu melakukan uji kualitas air minum, pengawasan kualitas pangan, hingga pengukuran kualitas udara ruang secara presisi sesuai dengan standar baku mutu kesehatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes P2KB Kabupaten Lumajang menjelaskan bahwa ketajaman hasil uji laboratorium lapangan merupakan dasar utama pengambilan intervensi kesehatan.

"Kegiatan capacity building ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa setiap Tenaga Sanitasi Lingkungan di Lumajang tidak hanya terampil memakai alat, tetapi juga disiplin dalam merawat Sanitarian Kit agar selalu siap digunakan kapan saja. Validitas data yang dihasilkan dari uji kualitas air, pangan, dan udara ini menjadi landasan kita untuk memitigasi risiko penyakit berbasis lingkungan. Melalui persiapan yang matang menyambut Surveilans 2026, kami berkomitmen penuh untuk menghadirkan lingkungan hidup yang lebih sehat dan aman bagi seluruh masyarakat Lumajang," jelasnya di sela-sela kegiatan.

Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinkes P2KB optimis bahwa melalui pelatihan dan standardisasi kemampuan yang dilakukan secara berkala ini, kualitas pemantauan penyehatan lingkungan di tingkat wilayah kerja puskesmas akan semakin berkualitas, akurat, dan akuntabel. Kesiapan tenaga sanitasi yang mumpuni menjadi modal berharga daerah dalam menekan angka kesakitan akibat faktor risiko lingkungan.

Banyak Dibaca

Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)
10 Februari 2025 1625 kali Baca...




Sosialisasi Penertiban CFD dan CFN
09 Januari 2019 767 kali Baca...
PEMERIKSAAN GRATIS
29 Oktober 2019 765 kali Baca...
PIRT DINKES KAB. LUMAJANG
12 Juni 2024 377 kali Baca...
Campak Mulai Merebak ?
26 Agustus 2025 227 kali Baca...