LUMAJANG — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Lumajang lanjutkan upaya peningkatan cakupan imunisasi rutin wajib balita di Kecamatan Padang.
Dalam pelaksanaannya, Dinkes P2KB menggandeng Agent of Change (AoC) di Kecamatan Padang, karena berdasarkan data terakhir yang didapat Dinkes P2KB, Kecamatan Padang menjadi salah satu lokus yang memiliki capaian vaksinasi lengkap terendah di Kabupaten Lumajang.
“Capaian imunisasi di Kecamatan Padang belum mencapai target, artinya masih ada masyarakat yang belum menyadari pentingnya imunisasi, yang menyebabkan angka Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) disini dibawah rata-rata Kabupaten Lumajang”, jelas Camat Kecamatan Padang, Jamak Nurwanto, saat membuka sekaligus memberi arahan pada kegiatan Penggerakan GERMAS Bersama AoC Dalam Mendukung Vaksinasi tahun 2023, bertempat di ruang pertemuan Kecamatan Padang, Kamis (9/11/2023).
Jamak menjelaskan, pemerintah desa, lintas sektor, dan kader Posyandu harus saling bekerjasama dan bersinergi dalam mengedukasi masyarakat akan pentingnya imunisasi.
Ia melanjutkan, imunisasi atau vaksinasi menjadi metode intervensi kesehatan di hulu yang efektif untuk menurunkan kesakitan, kecacatan dan kematian akibat penyakit - penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
“Mempertimbangkan berbagai manfaat tersebut, Kementerian Kesehatan melakukan penambahan jumlah imunisasi rutin wajib di Indonesia, dari 11 vaksin menjadi 14 vaksin bagi balita”, jelasnya.
Oleh karena itu, sebagai upaya untuk lebih meningkatkan capaian target vaksinasi program rutin, Dinkes P2KB mengupayakan adanya revitalisasi komitmen lintas sektor untuk percepatan pencapaian target melalui berbagai upaya, diantaranya melalui optimalisasi dan komunikasi pelibatan masyarakat sebagai agen perubahan, atau yang biasa disebut Agent of Change.
“Agen perubahan diharapkan mampu mengubah masyarakat yang awalnya tidak mau membawa anaknya imunisasi menjadi mau. Tentu ini tidak mudah, tapi dengan kerjasama semua pihak terkait, perubahan perilaku dapat terjadi sehingga angka imunisasi wajib rutin di Kecamatan Padang dapat memenuhi target”, tutupnya.
Pada kesempatan ini, berhasil didapatkan kesepakatan penggerakan GERMAS bersama AoC dalam mendukung vaksinasi yang ditandatangani oleh 22 orang AoC dari berbagai macam unsur masyarakat. (Dinkes P2KB)