Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

17 Juli 2025   577 kali  
Skrining Jiwa Terintegrasi CKG dan Satusehat: Lumajang Terapkan Skrining Berbasis Aplikasi
Skrining Jiwa Terintegrasi CKG dan Satusehat: Lumajang Terapkan Skrining Berbasis Aplikasi

Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Kesehatan P2KB terus berupaya mewujudkan masyarakat yang sehat, tidak hanya sehat secara fisik namun juga mental, untuk mewujudkan hal tersebut, perlu adanya pembaruan pada sistem Deteksi Dini Kesehatan Jiwa. Pembaruan ini sejalan dengan kebijakan nasional yang menekankan pentingnya peningkatan kesadaran, skrining, serta intervensi dini dalam penanganan masalah kesehatan jiwa. Untuk mendukung kelancaran pembaruan tersebut, maka dilaksanakan rapat koordinasi bersama petugas CKG dari puskesmas (17/7).

Fokus utama dari program Deteksi Dini Kesehatan Jiwa adalah kelompok usia sekolah, mengingat masa remaja merupakan fase krusial dalam pembentukan karakter dan kestabilan mental. Oleh karena itu, identifikasi dini terhadap gangguan jiwa akan membantu penanganan lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Sebagai langkah konkret, Kementerian Kesehatan RI secara resmi memperbarui pelaksanaan Deteksi Dini Kesehatan Jiwa melalui integrasi sistem ke dalam platform digital nasional, yaitu SATUSEHAT Mobile dan SIMKESWA (Sistem Informasi Kesehatan Jiwa). Kedua aplikasi ini hadir sebagai solusi modern untuk meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi skrining jiwa di seluruh wilayah Indonesia.

·      SATUSEHAT Mobile memungkinkan masyarakat untuk melakukan skrining kesehatan jiwa secara mandiri kapan saja dan di mana saja.

·      SIMKESWA, sebagai aplikasi berbasis web, digunakan petugas kesehatan untuk mengolah data, merancang intervensi, dan mengevaluasi efektivitas program secara berkelanjutan.

Dalam konteks pelaksanaan di lapangan, layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di puskesmas menjadi bagian integral dari sistem ini. Petugas diharapkan mencermati dengan saksama data skrining mandiri yang telah diisi oleh peserta. Bila terdapat kolom skrining yang belum terisi, maka wajib dilengkapi agar data capaian deteksi dini kesehatan jiwa dapat terbaca dan terintegrasi secara nasional melalui sistem.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Lumajang menegaskan, “Kesehatan jiwa sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Dengan pembaruan sistem ini, kita ingin memastikan bahwa tidak ada masalah kesehatan jiwa yang luput dari perhatian. Teknologi adalah alat, namun perhatian dan ketelitian petugas tetap menjadi kunci.”

Melalui transformasi ini, Dinas Kesehatan P2KB Lumajang berkomitmen mendukung terwujudnya layanan kesehatan jiwa yang inklusif, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sebagai bagian dari pembangunan manusia Indonesia yang sehat lahir dan batin.

Banyak Dibaca





PEMERIKSAAN GRATIS
29 Oktober 2019 747 kali Baca...
Sosialisasi Penertiban CFD dan CFN
09 Januari 2019 745 kali Baca...
Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)
10 Februari 2025 679 kali Baca...
PIRT DINKES KAB. LUMAJANG
12 Juni 2024 351 kali Baca...
Campak Mulai Merebak ?
26 Agustus 2025 202 kali Baca...