Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

25 Agustus 2022   23 kali  
Lintas Sektor Dan Lintas Program Tingkatkan Testing HIV Untuk Masyarakat Berisiko
Lintas Sektor Dan Lintas Program Tingkatkan Testing HIV Untuk Masyarakat Berisiko

LUMAJANG – Penjangkauan testing HIV untuk masyarakat berisiko dari golongan penjaja seks, Laki-laki Seks Laki-laki (LSL), transgender waria, pengguna napza suntik, dan warga binaan pemasyarakatan sangat sulit untuk dilakukan.

Hal ini menyebabkan rata – rata pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) HIV Kabupaten Lumajang masih berkisar 57% dalam tiga tahun terakhir. Angka ini masih jauh dari target pemenuhan SPM, yaitu sebesar 100%.

Hal tersebut dikatakan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lumajang, Ester Pramedina, S.KM., M.Kes., saat membuka Kegiatan Koordinasi Lintas Program dan Lintas Sektor dalam Penguatan Capaian Testing HIV pada Masyarakat Berisiko, bertempat di Hall Arjuna Hotel GM Lumajang, Kamis (25/8/2022).

“SPM poin HIV menekankan pada deteksi dini atau skrining HIV pada masyarakat berisiko. Sedangkan visi dan misi program HIV ini adalah menuju Indonesia bebas HIV di tahun 2030”, ucapnya.

Ester mengatakan, untuk menunjang hal tersebut, Kementrian Kesehatan telah menerapkan strategi Three zeroes dan Triple ninety (90%).

 Three Zeroes terdiri dari nol insiden baru HIV, nol kematian karena HIV/AIDS, nol stigma negatif pada Orang Dengan HIV AIDS (ODHA). Sedangkan triple ninety (90%) adalah 90% masyarakat beresiko HIV mengetahui status HIV-nya, 90% masyarakat berisiko tahu status HIV dan ODHA mendapatkan ARV (Anti Retro Viral), dan 90% ODHA memiliki kondisi Viral Load (VL) yang tidak terdeteksi (< 1000 copy)”, jelasnya lebih lanjut.

Menurutnya, keberhasilan testing masyarakat beresiko HIV tentunya tidak lepas dari keterlibatan unsur Lintas program dan Lintas sektor yang memberikan peran aktif dalam memotivasi masyarakat dalam melaksanakan skrining HIV.

“Karena itu, kami harap pertemuan hari ini dapat meningkatkan kerjasama lintas program dan lintar sektor sehingga visi dan misi mewujudkan masyarakat Lumajang yang sehat, bermartabat, dan mandiri dapat kita capai bersama”, tutupnya.

Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, petugas Lapas Kelas 2B, petugas BPJS, UDD PMI, serta perwakilan puskesmas dan RS sebagai fasilitas pelaksana skrining dan rujukan. (Dinkes P2KB)

Banyak Dibaca





PEMERIKSAAN GRATIS
29 Oktober 2019 390 kali Baca...
Sosialisasi Penertiban CFD dan CFN
09 Januari 2019 366 kali Baca...