Pekan ASI sedunia bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan momentum penting untuk mengingatkan kembali seluruh lapisan masyarakat terutama para orang tua, tenaga kesehatan, dan pemangku kebijakan akan pentingnya pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif bagi bayi selama enam bulan pertama kehidupan, dan dilanjutkan hingga usia dua tahun atau lebih.
Tema pekan asi tahun ini adalah Investasi menyusui, investasi masa depan. ASI adalah hak anak, dan merupakan makanan terbaik yang tidak tergantikan. Pemberian asi secara eksklusif terbukti meningkatkan daya tahan tubuh anak, mendukung tumbuh kembang yang optimal, serta menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. Tidak hanya itu, menyusui juga memperkuat ikatan emosional antara ibu dan anak, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan ibu. Untuk mencanangkan momen tersebut, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lumajang Memperingati Pekan ASI Sedunia Tahun 2025 di halaman Kantor dengan dihadiri Ketua TP.PKK Kabupaten Lumajang, ibu Dewi Natalia Yudha Adji, S.Ked (5/8)
Dalam sambutannya beliau menyampaikan, “Masih banyak tantangan dalam praktik menyusui di lapangan mulai dari kurangnya edukasi, terbatasnya dukungan lingkungan kerja, hingga pengaruh promosi susu formula yang tidak sesuai. Untuk itu, perlu sinergi dari semua pihak keluarga, komunitas, tenaga kesehatan, hingga pemerintah untuk menciptakan ekosistem yang mendukung ibu menyusui. Akhir kata, mari jadikan peringatan pekan asi sedunia ini sebagai tonggak untuk memperkuat komitmen kita dalam mendukung pemberian asi demi masa depan anak-anak indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan kuat” jelasnya.
Pada Peringatan Pekan ASI 2025 diberikan penghargaan kepada Ibu Bayi/Balita yang berjuang memberikan ASI Eksklusif dan Ayah Pejuang ASI Eksklusif bagi karyawan/karyawati di Dinas Kesehatan, P2KB Kaabupaten Lumajang.