Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

18 Juli 2024   386 kali  
Cegah Stunting Sejak Dini, Dinkes P2KB Ajak Pelajar Aktifkan Posyandu Remaja dan Cegah Perokok Pemula
Cegah Stunting Sejak Dini, Dinkes P2KB Ajak Pelajar Aktifkan Posyandu Remaja dan Cegah Perokok Pemula

Sebagai upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lumajang, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Lumajang menggelar kegiatan Gerakan Aktivasi Posyandu Anak Usia Sekolah dan Remaja melalui Kegiatan BERAKSI (Bersama Remaja Aktif Cegah Stunting). Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18 Juli 2024 bertempat di Gelanggang Olahraga Basket SMAN 1 Kunir.

Sambutan pertama diberikan oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Kunir Ibu Rini Mujiarti S.Pd., M.Psi. “Terimakasih kepada Dinkes P2KB yang sudah memilih SMAN 1 Kunir sebagai tuan rumah, harapannya kegiatan ini dapat bermanfaat bagi sekolah dan siswa-siswi kedepannya” ujar beliau dalam sambutan tersebut. Selanjutnya sambutan sekaligus pembukaan kegiatan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Lumajang-Jember yang diwakili oleh Kepala Seksi SMA/SMK, Cahyo Budi Laksana, S.S., M.Pd. Dalam sambutannya beliau memberikan arahan kepada peserta didik baru terkait upaya pencegahan stunting yang dapat dilakukan oleh remaja terkait persiapan diri sebelum menikah dan ajakan untuk menikah di usia yang tepat.

Kegiatan dilanjutkan dengan senam serta motivasi olahraga dan hidup sehat oleh Galeh Permadi, S.Or. dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Peserta diajak untuk melakukan senam secara bersama-sama dan diberikan motivasi agar tidak malas melakukan olahraga. Materi kedua disampaikan oleh dokter spesialis obgyn dr. Endri Winarko, Sp. OG. dari RSUD dr. Haryoto terkait kesehatan reproduksi, pentingnya mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri dan upaya-upaya yang dapat dilakukan remaja agar di masa depan tidak melahirkan generasi stunting.

Pada usia remaja juga menjadi awal bagi perokok pemula, untuk mengantisipasi hal tersebut Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Lumajang memberikan edukasi terkait bahaya merokok. Pergaulan menjadi faktor utama seorang remaja mengenal dan memulai merokok. Pentingnya Kawasan Rokok di Institusi Pendidikan juga perlu ditegakkan sesuai dengan aturan Peraturan Daerah Kabupaten Lumajang Nomer 5 Tahun 2019.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan promosi Saka Bakti Husada (SBH)  Puskesmas Kunir untuk memperkenalkan 6 krida yang ada di SBH yaitu krida bina keluarga, krida bina lingkungan sehat, krida penanggulangan penyakit, krida bina gizi, krida bina obat dan krida bina perilaku hidup bersih dan sehat sekaligus mengajak peserta didik baru untuk bergabung dalam SBH.

Harapannya kegiatan BERAKSI ini dapat menambah wawasan siswa-siswi SMAN 1 Kunir terkait upaya-upaya pencegahan stunting sehingga dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. (SK)

Banyak Dibaca





Sosialisasi Penertiban CFD dan CFN
09 Januari 2019 744 kali Baca...
PEMERIKSAAN GRATIS
29 Oktober 2019 743 kali Baca...
Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)
10 Februari 2025 666 kali Baca...
PIRT DINKES KAB. LUMAJANG
12 Juni 2024 347 kali Baca...
Campak Mulai Merebak ?
26 Agustus 2025 200 kali Baca...