Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

24 Juli 2025   244 kali  
Dorong Keluarga Sehat, Dinkes P2KB Lumajang Bekali Ormas Kopipu dengan KIE Kesehatan
Dorong Keluarga Sehat, Dinkes P2KB Lumajang Bekali Ormas Kopipu dengan KIE Kesehatan

Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pendekatan berbasis keluarga, Pemerintah Kabupaten Lumajang terus menguatkan pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PISPK). Di Jawa Timur, program ini diimplementasikan melalui KOPIPU (Konseling dari Pintu ke Pintu), yakni sebuah inovasi layanan konseling yang dilakukan oleh petugas PONKESDES bersama unsur organisasi kemasyarakatan (Ormas) secara langsung ke rumah-rumah warga.

Berdasarkan capaian Indeks Keluarga Sehat (IKS) triwulan II tahun 2025, Kabupaten Lumajang baru mencapai 23,5%, sedikit di bawah target 24%. Dari dua belas indikator IKS, ditemukan tiga tantangan terbesar yaitu: masih banyak keluarga yang memiliki anggota perokok, belum seluruh keluarga tergabung dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dan rendahnya partisipasi dalam program Keluarga Berencana (KB).

Untuk mengatasi tantangan ini, komunikasi menjadi kunci. Maka, Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Lumajang menggelar kegiatan pembekalan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Kesehatan bagi seluruh perwakilan Ormas KOPIPU (24/7). Tujuannya adalah meningkatkan keterampilan komunikasi petugas lapangan dalam menyampaikan pesan kesehatan dengan cara yang tepat, santun, dan membangun kesadaran masyarakat secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta dibekali materi terkait prinsip komunikasi interpersonal, teknik pendekatan keluarga, serta strategi menyampaikan informasi kesehatan yang persuasif. Diharapkan, ormas sebagai ujung tombak kegiatan KOPIPU mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat dan mendorong peningkatan perilaku hidup sehat di tingkat keluarga.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Lumajang menyampaikan bahwa, “Peningkatan derajat kesehatan bukan hanya soal fasilitas dan tenaga medis, tapi juga soal kemampuan menyentuh hati masyarakat. Komunikasi yang baik adalah kunci membangun kepercayaan dan perubahan.”

Dengan sinergi antara tenaga kesehatan, ormas, dan masyarakat, serta penguatan edukasi lewat program seperti KOPIPU, Lumajang optimis mampu mempercepat pencapaian keluarga sehat, mandiri, dan berdaya.

Banyak Dibaca





PEMERIKSAAN GRATIS
29 Oktober 2019 747 kali Baca...
Sosialisasi Penertiban CFD dan CFN
09 Januari 2019 745 kali Baca...
Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)
10 Februari 2025 679 kali Baca...
PIRT DINKES KAB. LUMAJANG
12 Juni 2024 351 kali Baca...
Campak Mulai Merebak ?
26 Agustus 2025 202 kali Baca...