Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

05 Juni 2025   407 kali  
Menuju Rumah Tangga Sehat: Lumajang Perkuat Komitmen Lewat Program PHBS
Menuju Rumah Tangga Sehat: Lumajang Perkuat Komitmen Lewat Program PHBS

Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) terus menggencarkan program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam tatanan rumah tangga sebagai upaya preventif dan promotif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Program PHBS Rumah Tangga bertujuan membentuk keluarga yang sadar, mampu, dan aktif dalam menjaga kesehatannya melalui penerapan sepuluh indikator perilaku sehat. Indikator tersebut meliputi:

  1. Persalinan di fasilitas kesehatan oleh tenaga kesehatan,
  2. Pemberian ASI eksklusif pada bayi,
  3. Penimbangan bayi dan balita secara rutin,
  4. Penggunaan air bersih,
  5. Cuci tangan pakai sabun dengan air bersih,
  6. Penggunaan jamban sehat,
  7. Pemberantasan jentik nyamuk,
  8. Konsumsi sayur dan buah setiap hari,
  9. Aktivitas fisik setiap hari, dan
  10. Tidak merokok.

Meski sosialisasi telah dilakukan secara berkelanjutan, data capaian PHBS Rumah Tangga Kabupaten Lumajang selama lima tahun terakhir menunjukkan hasil yang belum menggembirakan. Capaian tahun 2020 hingga 2024 berturut-turut adalah 36,63%, 37,33%, 36,67%, 36,80%, dan 42,92%, yang masih berada di bawah target tahunan, khususnya tahun 2024 dengan selisih capaian terbesar sebesar 13,57% dari target sebesar 56%.

Hal ini menandakan bahwa sebagian besar rumah tangga di Lumajang belum memenuhi standar rumah tangga sehat. Dari sepuluh indikator, “Tidak Merokok” menjadi tantangan terbesar dengan capaian hanya 46,53%, jauh di bawah target, sementara sembilan indikator lainnya sudah mencapai target. Artinya, kebiasaan merokok di dalam rumah masih menjadi penghambat utama dalam membentuk lingkungan keluarga yang sehat dan bebas asap rokok.

Data tahun 2024 juga menunjukkan disparitas antarwilayah. Puskesmas Rogotrunan mencatatkan persentase rumah tangga sehat tertinggi sebesar 61,43%, sedangkan Puskesmas Senduro menjadi yang terendah dengan capaian 20,46%.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Lumajang menggelar Koordinasi Petugas Promosi Kesehatan dari seluruh puskesmas (5/6), guna memperkuat strategi pencapaian target PHBS Rumah Tangga tahun 2025 sebesar 57%. Dalam forum tersebut dibahas pula optimalisasi sistem pendataan serta penguatan sinergi lintas sektor.

Sebagai langkah konkret, Dinkes P2KB akan memperkuat kemitraan dengan Tim Penggerak PKK Desa dan mitra potensial lainnya untuk meningkatkan edukasi, pendampingan, serta pemantauan langsung penerapan PHBS di tingkat rumah tangga.

Diharapkan, melalui langkah kolaboratif ini, masyarakat Lumajang tidak hanya mengenal konsep rumah tangga sehat, tetapi juga mengamalkannya sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari karena rumah merupakan titik awal pembentukan perilaku hidup sehat yang berkelanjutan.

Banyak Dibaca





Sosialisasi Penertiban CFD dan CFN
09 Januari 2019 744 kali Baca...
PEMERIKSAAN GRATIS
29 Oktober 2019 743 kali Baca...
Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)
10 Februari 2025 666 kali Baca...
PIRT DINKES KAB. LUMAJANG
12 Juni 2024 347 kali Baca...
Campak Mulai Merebak ?
26 Agustus 2025 200 kali Baca...