Pembangunan kesehatan yang berkelanjutan memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda sebagai agen perubahan (agent of change). Di tengah dinamika tantangan kesehatan global, peran pemuda tidak hanya sebagai objek pembangunan, melainkan subjek yang krusial dalam menyebarkan edukasi serta mempraktikkan gaya hidup sehat. Melalui wadah Gerakan Pramuka, penguatan karakter dan keterampilan di bidang kesehatan menjadi investasi strategis guna menciptakan lingkungan yang tangguh, mandiri, dan berbudaya hidup bersih sejak dini.
Sebagai garda terdepan kader kesehatan muda, Saka Bakti Husada (SBH) terus menunjukkan eksistensinya sebagai wadah pembinaan yang efektif. Berdasarkan evaluasi tahun 2025, SBH Lumajang kini didukung oleh 573 anggota aktif, yang terdiri dari 551 Penegak dan 22 Pandega. Kekuatan ini tersebar di 25 pangkalan yang terus menunjukkan tren peningkatan kualitas secara signifikan di setiap wilayah kerja puskesmas.
Keberhasilan pembinaan di Kabupaten Lumajang tercermin dari sebaran strata pangkalan yang semakin solid. Tercatat sebanyak 18 pangkalan (72%) telah mencapai Strata Madya, 4 pangkalan (16%) di Strata Purnama, dan 3 pangkalan (12%) telah berhasil mengukuhkan diri pada Strata Mandiri. Capaian ini menunjukkan bahwa tata kelola dan kegiatan kepramukaan di bidang kesehatan di Lumajang telah berjalan secara berkelanjutan.
Anggota SBH tidak hanya dibekali teori, tetapi juga terjun langsung melalui berbagai kegiatan unggulan yang berdampak luas, seperti SIKMAPETIK (Aksi Remaja Peduli Jentik), GALAKSI BIMASAKTI, sebuah gerakan aksi lawan anemia gizi besi yang menyasar kelompok remaja, DAGUSIBU, Bina Lingkungan Sehat, hingga Bina Gizi.
Eksistensi SBH juga terlihat nyata dalam berbagai aksi kemanusiaan, mulai dari keterlibatan dalam tim P3K pada hari-hari besar nasional, partisipasi aktif di Posyandu, hingga persiapan matang menyambut Pertida Jatim.
Pemerintah Kabupaten Lumajang optimis bahwa penguatan kapasitas SBH akan menjadi kunci utama dalam mempercepat pencapaian target-target kesehatan daerah. Dengan semangat kerelawanan yang dibalut keterampilan teknis yang mumpuni, para anggota Saka Bakti Husada diharapkan terus menjadi inspirasi bagi teman sebaya dan masyarakat luas.
Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan.