Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

06 Mei 2026   23 kali  
Jaga Kekuatan Tubuh di Usia Senja: Pentingnya Latihan Angkat Beban Bagi Lansia
Jaga Kekuatan Tubuh di Usia Senja: Pentingnya Latihan Angkat Beban Bagi Lansia

Memasuki usia senja bukanlah penghalang bagi seseorang untuk tetap aktif dan berdaya. Kesehatan di usia lanjut merupakan hasil dari konsistensi dalam menjaga kebugaran fisik yang dimulai sejak dini hingga masa tua. Salah satu aspek yang sering kali disalahpahami oleh masyarakat luas adalah mengenai latihan beban, yang selama ini kerap dianggap hanya diperuntukkan bagi kelompok usia muda atau mereka yang ingin membentuk massa otot besar. Padahal, latihan fisik yang terukur merupakan instrumen krusial bagi warga lanjut usia (lansia) untuk mempertahankan mobilitas dan kualitas hidup yang mandiri.

Seiring bertambahnya usia, tubuh secara alami akan mengalami penurunan massa otot dan kepadatan tulang, kondisi ini disebut sarkopenia dan berisiko menimbulkan tulang keropos atau osteoporosis. Akibatnya, lansia sering merasa lemas, mudah lelah, bahkan berisiko jatuh dan patah tulang saat beraktivitas sehari-hari. Di sinilah peran latihan beban menjadi sangat krusial. Berikut beberapa manfaat utama latihan beban bagi lansia:

a.  Memelihara dan menambah massa otot

Otot yang kuat menopang tubuh, sehingga lansia tetap mudah berjalan, naik turun tangga, dan melakukan pekerjaan rumah tangga tanpa bantuan orang lain

b.  Memperkuat tulang

Tekanan ringan saat mengangkat beban merangsang pembentukan jaringan tulang baru, sehingga mencegah tulang keropos dan mengurangi risiko patah tulang

c.   Meningkatkan keseimbangan

Latihan ini melatih koordinasi otot dan tubuh, sehingga risiko jatuh, penyebab utama kecelakaan serius pada lansia, dapat ditekan hingga 30–40%

d.  Mengontrol penyakit

Membantu menstabilkan tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol, serta meringankan nyeri sendi akibat rematik atau radang sendi

e.  Memperbaiki suasana hati

Aktivitas fisik memicu hormon kebahagiaan, sehingga lansia terhindar dari perasaan kesepian atau depresi, serta tidur menjadi lebih nyenyak

Bapak Subandi (60 tahun), warga yang rutin latihan di Balai Kesehatan Olahraga (BKOR), bercerita, “Dulu saya sering pegal di pinggang dan cepat lelah cuma jalan sebentar. Sejak ikut latihan angkat beban ringan 2–3 kali seminggu, badan terasa lebih ringan, tenaga kembali pulih, dan saya tidak lagi bergantung pada orang lain untuk beraktivitas.”

Pemerintah Kabupaten Lumajang mendorong masyarakat, khususnya kaum lansia, untuk tidak ragu memulai aktivitas fisik yang terukur seperti latihan beban ringan. Dengan bimbingan yang tepat dan konsistensi, masa tua dapat dijalani dengan penuh kesehatan dan kemandirian.

Banyak Dibaca





Sosialisasi Penertiban CFD dan CFN
09 Januari 2019 757 kali Baca...
PEMERIKSAAN GRATIS
29 Oktober 2019 757 kali Baca...
Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG)
10 Februari 2025 736 kali Baca...
PIRT DINKES KAB. LUMAJANG
12 Juni 2024 370 kali Baca...
Campak Mulai Merebak ?
26 Agustus 2025 215 kali Baca...